Suara-suara berdengung di kepalamu. Gesekan biola, denting piano, dan petikan gitar adalah musim yang hujan dan kemarau. Pada paragraf ini hendak kutuangkan setangkup makna yang direguk dari sebuah kolam di sudut paru-parumu. Dari nafas yang kau hirup hembuskan, yang habis yang tak bisa kaugantikan. Aku ada di sini, membacakan dan menyanyikan untukmu suara-suara sunyi. Suara-suara yang berdenging di kepalamu.
Komentar
Posting Komentar