Di sudut kepalamu ada rak kecil tempat ingatan menyimpan nama-nama. Dicetak dengan tinta hitam berfon seragam di atas kertas-kertas putih. Semua dokumen tersusun rapi meski sesekali kau juga kerepotan. Misal jika berpapasan dengan orang yang menyapamu dan kau juga ingin menyapa tapi kesulitan mengingat namanya. Tak apa, lupa itu manusiawi asal jangan sering-sering lupa. Nah, sekarang kupunya soal untukmu. Di sudut sana masih adakah selembar nama? Namaku yang barangkali sudah kau lupa.

Komentar