Merepotkanmu

Aku menaruh cemas di sedekapmu
Lenganmu yang lunglai kedinginan
Tanpa pernah dapat kuhangatkan
Pada gigil gemetar tidur lelapmu
Yang tak pernah sanggup kugapai
Aku benci merepotkanmu
Membuatmu tahu jika aku mencintaimu
Tentu akan banyak menumpahkan beban di kedua pundakmu
Aku benci menyusahkanmu
Memberi tahu padamu bahwa aku selalu merindumu
Pasti senantiasa membubuhkan garis hitam di kedua matamu
Sebab kelelahanmu ikut menanggung perasaan
Maka biar kutanggung sendiri
Karena sebenarnya aku paham betul
Mencintaimu adalah kesanggupanku
Berbicara pada kebisuan
Melihat pada kegelapan
Mendengar kesunyian
Mencium endap aroma malam
Maka sekarang berkemaslah, istirahat
Barangkali esok kau harus berpagi-pagi menuju harapan
Nanti biar aku mengantarmu sambil menitip salam
Dan sekotak tangis buat bekal di perjalanan

Komentar